Blogger Widget
Terima Kasih Telah Berkunjung Ke PIMR, Kunjungan Anda Adalah Dukungan Anda, PIMR Membuka Pintu Selebar-lebarnya Bagi Siapa Saja Yang Mau Bergabung, Mempunyai Minat, Memiliki Kesamaan Visi & Misi Membangun Daerah Manggarai, Dengan Menaikan Status Blogspot Ini Menjadi Situs Informasi Resmi Bagi Masyarakat Manggarai

Rabu, 18 Desember 2013

Pustu Terang-Manggarai Barat Tanpa Bidan, Ibu Hamil Kesulitan



Laporan Wartawan Pos Kupang, Servans Mamilianus
POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Para ibu hamil dan ibu melahirkan di Terang Desa Golo Sepang Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), saat ini tidak bisa mendapat pelayanan di sarana kesehatan setempat karena Puskesmas Pembantu (Pustu) di tempat itu, tidak ada tenaga bidannya.

Ibu-ibu hamil dan yang melahirkan di wilayah tersebut harus  ke desa tetangga yakni di Lando Desa Mbuit dengan jarak 7 kilo meter karena di sarana kesehatan desa tetangga itu terdapat tenaga bidan.
Untuk diketahui, Terang merupakan ibu kota Kecamatan Boleng tetapi di pusat kecamatan itu tidak memiliki Puskesmas dan warga hanya dilayani oleh sarana Pustu yang hanya ditugaskan satu orang perawat.
Kondisi itu diakui oleh beberapa warga setempat, saat ditemui pada Hari Jumat (13/12/2013) sore di Terang.
"Sekarang di Pustu Terang hanya dilayani oleh tenaga perawat itupun hanya satu orang. Sebelumnya ada tiga orang yang bertugas di Pustu Terang, yakni dokter PTT satu orang tetapi saat ini masa kontraknya sudah habis, lalu ada tenaga bidan satu orang tetapi sudah pindah ikut suaminya ke Wela dan satu orang perawat yang saat ini masih bertugas," kata Angglus Enggos.
Kondisi itu juga disampaikan oleh Yohanes Suardi saat ditemui secara bersamaan.
"Ibu-ibu hamil atau melahirkan terpaksa harus ke Lando yang jaraknya 7 kilo meter karena di Pustu Terang saat ini tidak ada tenaga bidan," kata Yohanes.
Pelaksana Harian (PLH) Kepala Desa Golo Sepang, Emilius Jata, secara terpisah saat itu mengatakan bahwa beberapa sarana dan pra sarana di desanya itu masih terbatatas. Selain tenaga bidan, warga di desa itu masih kesulitan air bersih khususnya yang bermukim di wilayah pantai. Demikian juga dengan listrik.
Bagi warga yang perekonomiannya bagus, kebutuhan listrik dipenuhi sendiri dengan membeli generator atau genset. Selain itu, ada sejumlah warga yang sudah dilayani oleh Super Ekstra Hemat Energi (Sehen), tetapi sejumlah warga lain belum dilayani.*
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
---------------------
semua informasi di atas  kami ambil dari Pos Kupang. Kami sangat mengharapkan kontribusi dari siapa saja untuk menyumbangkan ide, gambar, informasi dan pelbagai kegiatan tentang Manggarai Raya di manggarai-raya blogspot.com ini dengan mengirimkannya ke alamat willyseda72@gmail.com atau nomor ponsel 081339141853 / 081239946831. Jangan lupa sertakan nama dan alamat anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dukung PIMR Memajukan Manggarai Dengan Saran, Kritikan Dan Komentar Anda