PIMR-Maumere
Dari perspektif orang Tionghoa 2015
adalah tahun kambing kayu. Hal ini mengandung makna bahwa tahun ini ada banyak
peluang untuk menggapai kesuksesan. Selain peluang ada tantangan yang mesti dihadapi.
Laiknya kambing yang selalu diidentikan dengan korban atau dikorbankan (baca:
kambing hitam) demikian pun setiap orang di tahun ini hendaknya lebih cekatan
untuk menangkap peluang dari pada menjadi korban. Demikian kata-kata awal Bpk
Fransiskus de Françu ketika menyampaikan sambutan sebelum rangkaian acara “Pendidikan
dan Pelatihan Kepemimpinan dan System Kopdit Cs Bagi Pengurus, Pengawas, Tim
Management Serta Pengurus-pengurus Unit Kopdit Hiro Heling.
![]() |
Peserta dan tim fasilitator Puskopdit Swadaya Utama berpose bersama usai kegiatan (gambar: Bosco Beding) |
Bagi credit union atau koperasi
kredit tahun 2015 juga merupakan peluang dan tantangan, “lanjut Pa Fransu.”
Terlebih karena tahun ini dicanangkan sebagai Asian Economic Year (Tahun Ekonomi Asia). Implikasinya banyak
regulasi akan semakin “longgar”. Kita semua akan memasuki open marketing di
mana bank-bank atau lembaga keuangan dari Negara lain bisa masuk sampai ke
pelosok-pelosok. Pertanyaannya apa yang harus kita persiapkan. Tentu saja system
management dan kualitas pelayanan kita harus ditingkatkan kalau kita tidak mau
kalah bersaing. Penjelasan singkat Manager Puskopdit ini membuka wawasan para
peserta yang hadir serta menanmbah antusiasme mereka untuk melanjutkan
kegiatan. Selain itu Pa Françu mengapresiasi Kopdit Hiro Heling yang telah
menunjukan kualitas bukan saja dalam pelayanan tetapi kualitas staf yang bekerja
di dalamnya. Hal ini terbukti dengan prestasi 10 besar yang diraih utusan
kopdit Hiro Heling dalam kegiatan TOT (Training For The Trainers) beberapa
waktu silam di Puskopdit Swatama.” Acungan jempol ini disambut dengan aplaus
meriah dari peserta yang hadir.
Selanjutnya Bapak Iking (demikian
sapaan akrabnya), selaku Ketua Kopdit Hiro Heling menyampaikan ucapan selamat datang
kepada tim fasilitator dari Puskopdit dan semua peserta yang hadir. Bagi Pa
Iking, keberhasilan seorang pemimpin dindikasikan dengan kesanggupannya untuk
mengkader pemimpin baru. Dengan demikian lembaga tidak pernah kekurangan “orang
terpilih” untuk menjadi pemimpin karena telah dipersiapkan sebelumnya. Pemimpin
boleh diganti tetapi lembaga dan semangat kepemimpinannya berjalan terus. Sebelum menutup kata sambutannya dan membuka
kegiatan diklat secara resmi, Ketua Kopdit yang sangat dekat dengan dunia
petanian ini menyampaikan tiga kalimat penting; semua orang adalah guru karena
itu kita bisa saling berilmu (baca:membagi ilmu), semua tempat adalah sekolah,
karena itu kita bisa bersekolah di mana saja; semua waktu adalah belajar,
karena itu kita bisa belajar kapanpun.”
Seluruh kegiatan diklat
direncanakan akan berlangsung dari 5 januari 2014-9 januari 2014. Pada hari
pertama akan diikuti oleh seluruh peserta, sedangkan hari kedua dan seterusnya
hanya diikuti oleh pengurus, pengawas dan tim managemen karena berkonsentrasi
pada hal teknis yaitu penggunaan sikopdit cs.
Untuk diketahui sejak tiga bulan
lalu Hiro Heling telah melebarkan sayapnya sampai di Manggarai Raya. Semoga
dengan dukungan semua anggota dan masyarakat umumnya kopdit hiro heling bisa
bertumbuh dan berkembang pesat dengan pengelolaan yang professional dan
transparan sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. (gws).
di manggarai sudah ada kantornya? di mana?
BalasHapus